Monday, January 30, 2012

Membuat Rangkaian Tester Remote .



Menepati janji saya pada postingan terdahulu tentang penyebab kerusakan pada remote, pada postingan kali ini saya akan menulis tentang bagaimana cara untuk membuat rangkaian penguji remote / remote tester. Trik ini pasti sudah tidak asing lagi untuk rekan rekan teknisi yang sudah berpengalaman jadi untuk rekan teknisi langsung lewat aja ya hehehe….

Untuk anda yang masih awam di dunia persilatan service TV ketika menemukan permasalahan pada remote TV, pasti anda akan langsung merasa jengkel , anda mungkin akan langsung beranalisa “wah pasti baterainya habis” lalu bagaimana bila setelah anda mengganti baterai kerusakan belum terpecahkan, apakah kerusakan ada pada TV nya, sebentar jangan dulu berasumsi yang terburuk.

Berikut saya uraikan tips dan triknya supaya anda tidak diakali oleh tukang tukang service yang tidak bertanggung jawab.

Sebenarnya untuk menguji remote itu sendiri terdapat beberapa cara yang lebih mudah, beberapa diantaranya yang saya ketahui yaitu :

* Dengan memanfaatkan radio AM, caranya coba nyalakan radio AM dan pada tuning frekuensi ditala pada kisaran 500 kHz, dan arahkan Infrared remote ke arah antena radio atau cukup didekatkan saja. Bila pada saat tobol remote (tombol mana saja) ditekan terdengar bunyi nada / suara maka bisa dipastikan remote berfungsi dengan baik
* Cara kedua yaitu dengan memanfaatkan kamera HP, caranya coba arahkan led infra pada remote ke lensa kamera HP anda, Perhatikan LCD pada kamera HP anda pada saat tombol remote ditekan (tombol mana saja) bila ada kilatan cahaya berarti remote control masih berfungsi baik

Kenapa kedua trik tersebut diatas bisa berjalan, pada trik yang pertama yaitu menggunakan radio AM.Frekuensi yang dipancarkan pada led infra remote sebenarnya sama dengan jangkauan frekuensi pada radio AM yaitu dikisaran 455kHz, untuk membuktikan coba anda buka bagian dalam remote control akan terlihat satu komponen yang biasanya berwarna orange, komponen tersebut adalah kristal yang berfungsi sebagai osilator untuk memancarkan sinyal dari led infra remote ( transmitter ) ke sensor penerima infra di chasis TV ( receiver ), bila kita perhatikan nilai yang tertera pada badan kristal tersebut spesifikasinya adalah 455kHz. Itulah sebabnya kenapa trik pertama bisa berjalan yaitu karena adanya kesesuaian frekuensi antara transmitter dan receiver ……bener ga ya nulisnya hehehe.

Untuk trik yang kedua saya pikir kebanyakan orang sudah tahu bahwa prinsip dasar kamera adalah dengan menangkap cahaya yang ada disekitar sensor, Apa yang dipancarkan oleh led infra remote bukanlah sinyal / gelombang seperti pada penala TV / antenna TV tetapi berbentuk cahaya.Oleh sebab itu maka kamera HP bisa jadi salah satu cara untuk menguji baik tidaknya sebuah remote.

Naaaahhh sekarang bagian untuk anda yang merasa Teknisi service, pasti rekan rekan pernah menemukan kasus kerusakan remote seperti ini bukan, bagi rekan yang memiliki HP yang dilengkapi kamera tentu tidak masalah tapi bagi rekan yang tidak memilikinya pasti mejadi satu masalah.

Bagaimana dengan radio AM, itupun kalau ada.Sedangkan kebanyakan radio saat ini sudah tidak dilengkapi dengan radio AM mungkin karena kualitas suaranya sendiri yang jelek sehingga tidak banyak peminatnya.

Berikut ini adalah rangkaian tester remote yang bisa dijadikan solusi dari permasalahan diatas



Berikut spesifikasi komponen yang dipasang

* IC regulator 7805 ( optional )
* Transistor BC558
* Sensor remote standar
* R1 = 10k ohm
* R2 = 1k ohm
* Lampu led



Cara kerja rangkaian sangat sederhana pada saat sensor remote menerima sinyal infra red, pada pin 1 sensor remote akan timbul tegangan yang kemudian dikuatkan oleh transistor PNP untuk selanjutnya menyalakan lampu led, untuk supply sendiri bisa menggunakan tegangan dari Batterai 9 volt lalu menggunakan IC 7805 atau bagi rekan yang ingin menggunakan baterai 1,5 volt x 3 pun rangkaian masih bisa berfungsi,,,fiuuuh penjelasannya saya pikir sidah cukup.Bagaimana sudah mengerti anak anak ,…..

Ok demikian posting kali ini, mohon maaf bila ada kesalahan dalam penjelasannya maklum sama sama belajar, semoga bisa menambah pengetahuan kita.

.

Related Post



 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes